Nusaperdana.com, Jakarta - Tren kecantikan biasanya identik dengan makeup, gaya rambut, atau pakaian. Namun, tren yang sedang ramai di kalangan perempuan muda China kali ini terbilang tidak biasa. Mereka justru menjadikan bulu ketiak sebagai bagian dari gaya dengan mewarnainya menggunakan warna-warna mencolok.
Bagi sebagian perempuan, keputusan tersebut bukan hanya untuk tampil beda. Mewarnai bulu ketiak juga dianggap sebagai cara untuk menunjukkan rasa percaya diri sekaligus kebebasan dalam menentukan penampilan tubuh.

Meski terlihat unik, beberapa pengguna mengingatkan bahwa mewarnai bulu ketiak tetap membutuhkan perhatian. Produk pemutih dan pewarna rambut dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi, sementara hasil warnanya juga tidak selalu bertahan lama.
Sebenarnya, ide menjadikan bulu ketiak sebagai bagian dari penampilan bukan hal baru. Lady Gaga pernah menarik perhatian ketika menunjukkan bulu ketiak berwarna hijau pada tahun 2011. Setelah itu, berbagai tren serupa bermunculan, termasuk menghias area ketiak dengan glitter yang dikenal sebagai 'glitter pits'.
Bagi beberapa perempuan, tren ini memiliki cerita yang lebih personal. Seorang perempuan yang menggunakan nama Xiaokui mengaku sudah merasa tidak nyaman dengan bulu ketiak sejak masih duduk di sekolah dasar. Perasaan tersebut muncul setelah seorang temannya bertanya mengenai rambut yang tumbuh di bawah lengannya.
Pertanyaan sederhana itu ternyata membuat Xiaokui merasa malu. Ia kemudian melihat bulu ketiak sebagai sesuatu yang tidak menarik dan berusaha menghilangkannya selama bertahun-tahun.
Sampai akhirnya, ia melihat seorang influencer yang tampil dengan bulu ketiak berwarna merah muda. Penampilan tersebut membuatnya penasaran dan berani mencoba sesuatu yang berbeda.
Xiaokui kemudian mewarnai bulu ketiaknya menjadi pirang dan membagikan hasilnya secara online. Respons positif dari teman-temannya membuatnya merasa lebih nyaman dengan tubuhnya sendiri.
Pengalaman lain datang dari Shanshan. Setelah melihat Lady Gaga tampil dengan bulu ketiak hijau, ia terinspirasi untuk mencoba warna kuning. Baginya, setiap kali mewarnai bulu ketiak, ia merasa semakin mampu menerima dirinya apa adanya.